Sale!

Laporan Industri Sepeda Motor di Indonesia

Spesifikasi:
Format: Buku Laporan (hardcopy) + Data format Excel (softcopy) excel
Download Daftar Isi Lengkap dan Contoh Isi
 
Manfaat:
1. Membantu melihat pertumbuhan industri sepeda motor di Indonesia
2. Membantu melihat penjualan sepeda motor berdasarkan merek dan tipe
3. Membantu melihat penjualan sepeda motor berdasarkan propinsi
4. Referensi Pembuatan Strategi Bisnis, Analisis Pasar, Manajemen Resiko, dan Investasi

Rp 4.750.000 Rp 3.800.000

BAB I KINERJA INDUSTRI SEPEDA MOTOR DI INDONESIA

1.1. Pertumbuhan Jumlah Sepeda Motor di Indonesia
Gambar 1.1. Pertumbuhan Jumlah Populasi Sepeda Motor di Indonesia, 1987 – 2015

1.2. Pertumbuhan Produksi Sepeda Motor Indonesia
Gambar 1.2. Pertumbuhan Produksi Sepeda Motor Berdasarkan Kategori di Indonesia, 1996 – 2015

1.3. Penjualan Domestik Sepeda Motor Indonesia
Gambar 1.3. Pertumbuhan Penjualan Domestik Sepeda Motor Indonesia, 1996 – 2016
Gambar 1.4. Market Share Penjualan Domestik Sepeda Motor Berdasarkan Merek, Januari 2015 – September 2016
Gambar 1.5. Market Share Penjualan Domestik Sepeda Motor Berdasarkan Jenis, Januari 2015 – September 2016
Gambar 1.6. Market Share Penjualan Domestik Sepeda Motor Berdasarkan Kapasitas Mesin, Januari 2015 – September 2016
Gambar 1.7. Market Share Penjualan Domestik Sepeda Motor Berdasarkan Kapasitas Propinsi, Januari 2015 – September 2016

1.4. Penjualan Eskpor Sepeda Motor Indonesia
Gambar 1.8. Pertumbuhan Penjualan Ekspor Sepeda Motor Indonesia, 1996 – 2016
Gambar 1.9. Market Share Penjualan Eskpor Sepeda Motor Berdasarkan Merek, Januari 2015 – September 2016
Gambar 1.10. Market Share Penjualan Eskpor Sepeda Motor Berdasarkan Jenis, Januari 2015 – September 2016
Gambar 1.11. Market Share Penjualan Eskpor Sepeda Motor Berdasarkan Kapasitas mesin, Januari 2015 – September 2016

 
 
BAB II KINERJA PENJUALAN SEPEDA MOTOR HONDA

2.1. Kinerja Penjualan Domestik
Gambar 2.1. Kinerja Penjualan Domestik, 2008 – 2016
Gambar 2.2. Kinerja Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 2.3. Market Share Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 2.4. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 2.5. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 2.6. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

2.2. Kinerja Penjualan Ekspor
Gambar 2.7. Kinerja Penjualan Ekspor, Januari 2015 – September 2016
Gambar 2.8. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 2.9. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 2.10. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

 
 
BAB III KINERJA PENJUALAN SEPEDA MOTOR YAMAHA

3.1. Kinerja Penjualan Domestik
Gambar 3.1. Kinerja Penjualan Domestik, 2008 – 2016
Gambar 3.2. Kinerja Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 3.3. Market Share Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 3.4. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 3.5. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 3.6. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

3.2. Kinerja Penjualan Ekspor
Gambar 3.7. Kinerja Penjualan Ekspor, Januari 2015 – September 2016
Gambar 3.8. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 3.9. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 3.10. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

 
 
BAB IV KINERJA PENJUALAN SEPEDA MOTOR SUZUKI

4.1. Kinerja Penjualan Domestik
Gambar 4.1. Kinerja Penjualan Domestik, 2008 – 2016
Gambar 4.2. Kinerja Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 4.3. Market Share Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 4.4. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 4.5. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 4.6. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

4.2. Kinerja Penjualan Ekspor
Gambar 4.7. Kinerja Penjualan Ekspor, Januari 2015 – September 2016
Gambar 4.8. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 4.9. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 4.10. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

 
 
BAB V KINERJA PENJUALAN SEPEDA MOTOR KAWASAKI

5.1. Kinerja Penjualan Domestik
Gambar 5.1. Kinerja Penjualan Domestik, 2008 – 2016
Gambar 5.2. Kinerja Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 5.3. Market Share Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 5.4. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 5.5. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

5.2. Kinerja Penjualan Ekspor
Gambar 5.6. Kinerja Penjualan Ekspor, Januari 2015 – September 2016
Gambar 5.7. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

 
 
BAB VI KINERJA PENJUALAN SEPEDA MOTOR TVS

6.1. Kinerja Penjualan Domestik
Gambar 6.1. Kinerja Penjualan Domestik, 2008 – 2016
Gambar 6.2. Kinerja Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 6.3. Market Share Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 6.4. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 6.5. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 6.6. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

6.2. Kinerja Penjualan Ekspor
Gambar 6.7. Kinerja Penjualan Ekspor, Januari 2015 – September 2016
Gambar 6.8. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 6.9. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 6.10. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016