Laporan Industri Sepeda Motor di Indonesia

Spesifikasi:
Udpate: November 2016
Halaman: 47
Format: Buku Laporan (hardcopy)
Download Daftar Isi Lengkap dan Contoh Isi
 
Manfaat: Referensi Pembuatan Strategi Bisnis, Analisis Pasar, Manajemen Resiko, dan Investasi
Kelebihan: Dilengkapi Raw Data dalam format Excel (softcopy) excel

Rp 4.750.000

BAB I KINERJA INDUSTRI SEPEDA MOTOR DI INDONESIA

1.1. Pertumbuhan Jumlah Sepeda Motor di Indonesia
Gambar 1.1. Pertumbuhan Jumlah Populasi Sepeda Motor di Indonesia, 1987 – 2015

1.2. Pertumbuhan Produksi Sepeda Motor Indonesia
Gambar 1.2. Pertumbuhan Produksi Sepeda Motor Berdasarkan Kategori di Indonesia, 1996 – 2015

1.3. Penjualan Domestik Sepeda Motor Indonesia
Gambar 1.3. Pertumbuhan Penjualan Domestik Sepeda Motor Indonesia, 1996 – 2016
Gambar 1.4. Market Share Penjualan Domestik Sepeda Motor Berdasarkan Merek, Januari 2015 – September 2016
Gambar 1.5. Market Share Penjualan Domestik Sepeda Motor Berdasarkan Jenis, Januari 2015 – September 2016
Gambar 1.6. Market Share Penjualan Domestik Sepeda Motor Berdasarkan Kapasitas Mesin, Januari 2015 – September 2016
Gambar 1.7. Market Share Penjualan Domestik Sepeda Motor Berdasarkan Kapasitas Propinsi, Januari 2015 – September 2016

1.4. Penjualan Eskpor Sepeda Motor Indonesia
Gambar 1.8. Pertumbuhan Penjualan Ekspor Sepeda Motor Indonesia, 1996 – 2016
Gambar 1.9. Market Share Penjualan Eskpor Sepeda Motor Berdasarkan Merek, Januari 2015 – September 2016
Gambar 1.10. Market Share Penjualan Eskpor Sepeda Motor Berdasarkan Jenis, Januari 2015 – September 2016
Gambar 1.11. Market Share Penjualan Eskpor Sepeda Motor Berdasarkan Kapasitas mesin, Januari 2015 – September 2016

 
 
BAB II KINERJA PENJUALAN SEPEDA MOTOR HONDA

2.1. Kinerja Penjualan Domestik
Gambar 2.1. Kinerja Penjualan Domestik, 2008 – 2016
Gambar 2.2. Kinerja Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 2.3. Market Share Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 2.4. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 2.5. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 2.6. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

2.2. Kinerja Penjualan Ekspor
Gambar 2.7. Kinerja Penjualan Ekspor, Januari 2015 – September 2016
Gambar 2.8. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 2.9. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 2.10. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

 
 
BAB III KINERJA PENJUALAN SEPEDA MOTOR YAMAHA

3.1. Kinerja Penjualan Domestik
Gambar 3.1. Kinerja Penjualan Domestik, 2008 – 2016
Gambar 3.2. Kinerja Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 3.3. Market Share Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 3.4. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 3.5. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 3.6. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

3.2. Kinerja Penjualan Ekspor
Gambar 3.7. Kinerja Penjualan Ekspor, Januari 2015 – September 2016
Gambar 3.8. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 3.9. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 3.10. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

 
 
BAB IV KINERJA PENJUALAN SEPEDA MOTOR SUZUKI

4.1. Kinerja Penjualan Domestik
Gambar 4.1. Kinerja Penjualan Domestik, 2008 – 2016
Gambar 4.2. Kinerja Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 4.3. Market Share Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 4.4. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 4.5. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 4.6. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

4.2. Kinerja Penjualan Ekspor
Gambar 4.7. Kinerja Penjualan Ekspor, Januari 2015 – September 2016
Gambar 4.8. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 4.9. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 4.10. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

 
 
BAB V KINERJA PENJUALAN SEPEDA MOTOR KAWASAKI

5.1. Kinerja Penjualan Domestik
Gambar 5.1. Kinerja Penjualan Domestik, 2008 – 2016
Gambar 5.2. Kinerja Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 5.3. Market Share Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 5.4. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 5.5. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

5.2. Kinerja Penjualan Ekspor
Gambar 5.6. Kinerja Penjualan Ekspor, Januari 2015 – September 2016
Gambar 5.7. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

 
 
BAB VI KINERJA PENJUALAN SEPEDA MOTOR TVS

6.1. Kinerja Penjualan Domestik
Gambar 6.1. Kinerja Penjualan Domestik, 2008 – 2016
Gambar 6.2. Kinerja Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 6.3. Market Share Penjualan Domestik Berdasarkan Propinsi, 2015 – 2016
Gambar 6.4. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 6.5. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 6.6. Kinerja Penjualan Domestik Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016

6.2. Kinerja Penjualan Ekspor
Gambar 6.7. Kinerja Penjualan Ekspor, Januari 2015 – September 2016
Gambar 6.8. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Underbone, Januari 2015 – September 2016
Gambar 6.9. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Scooter, Januari 2015 – September 2016
Gambar 6.10. Kinerja Penjualan Ekspor Tipe Sport, Januari 2015 – September 2016