Laporan Industri Properti Residensial di Indonesia

Spesifikasi:
Terbit: 2017
Halaman: 109
Format: Buku Laporan (hardcopy)
Download Daftar Isi Lengkap dan Contoh Isi
 
Manfaat: Referensi Pembuatan Strategi Bisnis, Analisis Pasar, Manajemen Resiko, dan Investasi
Kelebihan: Dilengkapi Raw Data dalam format Excel (softcopy) excel

Rp 6.750.000

I. PERTUMBUHAN INDUSTRI PROPERTI

1.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Grafik 1.1. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, 2009 – 2016

1.2 Pertumbuhan PDB untuk Real Estate
Grafik 1.2. Pertumbuhan Industri Real Estate, 2012 – 2016

1.3 Pertumbuhan Kepemilikan Rumah
Grafik 1.3. Pertumbuhan Status Kepemilikan Rumah di Indonesia, 2010 – 2015
Grafik 1.4. Status Kepemilikan Rumah di Berbagai Daerah di Indonesia, 2015

1.4 Pertumbuhan Investasi Properti
Grafik 1.5. Pertumbuhan Investasi Properti di Indonesia, 2010 – 2015

 

BAB II. PROPERTI RESIDENSIAL DI PASAR PRIMER

2.1 Pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial di Pasar Primer
Grafik 2.1. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial di 14 Kota Indonesia Berdasarkan Tipe Rumah, 2012 – 2016
Grafik 2.2. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial Rumah Tipe Kecil di 14 Kota Indonesia, 2012 – 2016
Grafik 2.3. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial Rumah Tipe Menengah di 14 Kota Indonesia, 2012 – 2016
Grafik 2.4. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial Rumah Tipe Besar di 14 Kota Indonesia, 2012 – 2016
Grafik 2.5. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Bandung, 2012 – 2016
Grafik 2.6. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Bandar Lampung, 2012 – 2016
Grafik 2.7. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Banjarmasin, 2012 – 2016
Grafik 2.8. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Denpasar, 2012 – 2016
Grafik 2.9. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Palembang, 2012 – 2016
Grafik 2.10. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Semarang, 2012 – 2016
Grafik 2.11. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Yogyakarta, 2012 – 2016
Grafik 2.12. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Padang, 2012 – 2016
Grafik 2.13. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Medan, 2012 – 2016
Grafik 2.14. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Makasar, 2012 – 2016
Grafik 2.15. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Menado, 2012 – 2016
Grafik 2.16. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Surabaya, 2012 – 2016
Grafik 2.17. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Pontianak, 2012 – 2016
Grafik 2.18. Pertumbuhan Indeks Harga Properti Semua Tipe Rumah di Jabodebek – Banten, 2012 – 2016

2.2 Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Penjualan Properti Residensial di Pasar Primer
Grafik 2.19. Faktor yang Mempengaruhi Penjualan Properti Residensial, 2011 – 2016

2.3 Jumlah Rumah yang Dibangun dan Terjual Oleh Perumnas
Grafik 2.20. Jumlah rumah yang Tersedia oleh Perumnas di Berbagai Propinsi di Indonesia, 2015
Grafik 2.21. Jumlah rumah yang Dibangun Perumnas di Berbagai Propinsi di Indonesia, 2015
Grafik 2.22. Jumlah rumah yang Terjual oleh Perumnas di Berbagai Propinsi di Indonesia, 2015
Grafik 2.23. Stok Rumah yang Tersisa oleh Perumnas di Berbagai Propinsi di Indonesia di Akhir 2015

2.4 Harga Rumah dan Total Nilai Perumahan yang Dibangung Perumnas
Grafik 2.24. Harga Rumah Per Unit yang Dibangun Perumnas di Berbagai Propinsi di Indonesia, 2015
Grafik 2.25. Total Nilai Rumah yang Dibangun Perumnas di Berbagai Propinsi di Indonesia, 2015

 

BAB III. PROPERTI RESIDENSIAL DI PASAR SEKUNDER

3.1. Pertumbuhan Harga Rumah di Residensial Sekunder
Grafik 3.1. Tren Harga Rumah Sekunder Kelas Menengah di 5 Kota di Jakarta, 2015 – 2016
Grafik 3.2. Pertumbuhan Tahunan Harga Rumah Sekunder Kelas Menengah di 5 Kota di Jakarta, 2015 – 2016
Grafik 3.3. Tren Harga Rumah Sekunder Kelas Atas di 5 Kota di Jakarta, 2015 – 2016
Grafik 3.4. Pertumbuhan Tahunan Harga Rumah Sekunder Kelas Atas di 5 Kota di Jakarta, 2015 – 2016
Grafik 3.5. Pertumbuhan Harga Rumah Sekunder di Jakarta Selatan, 2015 – 2016
Grafik 3.6. Pertumbuhan Harga Rumah Sekunder di Jakarta Timur, 2015 – 2016
Grafik 3.7. Pertumbuhan Harga Rumah Sekunder di Jakarta Pusat, 2015 – 2016
Grafik 3.8. Pertumbuhan Harga Rumah Sekunder di Jakarta Utara, 2015 – 2016
Grafik 3.9. Pertumbuhan Harga Rumah Sekunder di Jakarta Barat, 2015 – 2016

3.2. Pertumbuhan Harga Tanah di Pasar Sekunder
Grafik 3.10. Tren Harga Tanah Kelas Menengah di Pasar Sekunder di 5 Kota di Jakarta, 2015 – 2016
Grafik 3.11. Tren Harga Tanah Kelas Atas di Pasar Sekunder di 5 Kota di Jakarta, 2015 – 2016
Grafik 3.12. Pertumbuhan Harga Tanah di Jakarta Selatan, 2015 – 2016
Grafik 3.13. Pertumbuhan Harga Tanah di Jakarta Timur, 2015 – 2016
Grafik 3.14. Pertumbuhan Harga Tanah di Jakarta Pusat, 2015 – 2016
Grafik 3.15. Pertumbuhan Harga Tanah di Jakarta Utara, 2015 – 2016
Grafik 3.16. Pertumbuhan Harga Tanah di Jakarta Barat, 2015 – 2016

3.3. Kecepatan Penjualan Rumah di Pasar Sekunder
Grafik 3.17. Kecepatan Penjualan Rumah Sekunder di Jakarta, 2016
Grafik 3.18. Kecepatan Penjualan Rumah Sekunder di Surabaya, 2016
Grafik 3.19. Kecepatan Penjualan Rumah Sekunder di Makasar, 2016
Grafik 3.20. Kecepatan Penjualan Rumah Sekunder di Medan, 2016
Grafik 3.21. Kecepatan Penjualan Rumah Sekunder di Semarang, 2016
Grafik 3.22. Kecepatan Penjualan Rumah Sekunder di Bandung, 2016
Grafik 3.23. Kecepatan Penjualan Rumah Sekunder di Balikpapan, 2016
Grafik 3.24. Kecepatan Penjualan Rumah Sekunder di Denpasar, 2016

 
BAB IV. PEMBIAYAAN PROPERTI RESIDENSIAL

4.1 Pertumbuhan Pembiayaan Properti Residensial di Pasar Primer
Grafik 4.1. Sumber Pembiayaan Properti Residensial oleh Developer, 2012 – 2016
Grafik 4.2. Sumber Pembiayaan Properti Residensial oleh Developer Berdasarkan Dana Sendiri, 2012 – 2016
Grafik 4.3. Cara Pembiayaan Properti Residensial oleh Konsumen, 2012 – 2016

4.2 Pertumbuhan Pembiayaan Properti Residensial di Pasar Sekunder
Grafik 4.4. Cara Pembiayaan Rumah di Pasar Sekunder oleh Konsumen di 8 Kota Besar, 2016

4.3 Perubahan Suku Bunga Kredit Kepemilikan Rumah Tinggal
Grafik 4.5. Perubahan Suku Bunga Rata-rata Kredit Kepemilikan Rumah di Bank Umum, 2011 – 2016

4.4 Pertumbuhan Kredit Kepemilikan Rumah Tinggal
Grafik 4.6. Pertumbuhan Kredit Kepemilikan Rumah Berdasarkan Jenis Bank, 2014 – 2016
Grafik 4.7. Nilai Kredit Kepemilikan Rumah Berdasarkan Jenis Bank, 2014 – 2016
Grafik 4.8. Kredit Kepemilikan Rumah di Berbagai Daerah, April 2016

 
BAB LAMPIRAN DATA & STATISTIK

L.1 Pertumbuhan Industri Properti
L.2 Properti Residensial Di Pasar Primer
L.3 Properti Residensial Di Pasar Sekunder
L.4 Pembiayaan Properti Residensial