Industri Pembiayaan Otomotif di Indonesia

Spesifikasi:
Terbit: 2017
Halaman: 48
Format: Buku Laporan (hardcopy) + Data format Excel (softcopy)
Download Daftar Isi Lengkap dan Contoh Isi

Manfaat: Referensi Pembuatan Strategi Bisnis, Analisis Pasar, Manajemen Resiko, dan Investasi
Kelebihan: Dilengkapi Raw Data dalam format Excel (softcopy) excel

Rp 4.750.000

BAB I KINERJA PEMBIAYAAN MOBIL & SEPEDA MOTOR

1.1. Pertumbuhan Pembiayaan Mobil (Baru & Bekas)
Grafik 1.1. Jumlah Penjualan Mobil Baru di Indonesia, 2000 – 2017
Grafik 1.2. Jumlah Pembiayaan Mobil (Baru + Bekas) Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016
Grafik 1.3. Nilai Pembiayaan Mobil (Baru + Bekas) Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016

1.2. Pertumbuhan Pembiayaan Sepeda Motor (Baru & Bekas)
Grafik 1.4. Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru di Indonesia, 2000 – 2017
Grafik 1.5. Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor (Baru + Bekas) Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016
Grafik 1.6. Nilai Pembiayaan Sepeda Motor (Baru + Bekas) Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016

BAB II KINERJA PERUSAHAAN PEMBIAYAAN UNTUK MOBIL BARU

2.1 Jumlah Pembiayaan Mobil Baru
Grafik 2.1. Jumlah Pembiayaan Mobil Baru Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016
Grafik 2.2. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Baru oleh BCA Finance, 2012 – 2016
Grafik 2.3. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Baru oleh Mandiri Tunas Finance, 2008 – 2016
Grafik 2.4. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Baru oleh Toyota Astra Finance, 2011 – 2016
Grafik 2.5. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Baru oleh Adira Finance, 2009 – 2016
Grafik 2.6. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Baru oleh BFI Tunas Finance, 2010 – 2016
Grafik 2.7. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Baru oleh FIF Group, 2015 – 2016
Grafik 2.8. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Baru oleh Astra Sedaya Finance (ACC), 2011 – 2015

2.2 Nilai Pembiayaan Mobil Baru
Grafik 2.9. Nilai Pembiayaan Mobil Baru Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016
Grafik 2.10. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Baru oleh BCA Finance, 2012 – 2016
Grafik 2.11. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Baru oleh Mandiri Tunas Finance, 2008 – 2016
Grafik 2.12. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Baru oleh Toyota Astra Finance, 2012 – 2016
Grafik 2.13. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Baru oleh Adira Finance, 2009 – 2016
Grafik 2.14. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Baru oleh BFI Tunas Finance, 2010 – 2016
Grafik 2.15. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Baru oleh FIF Group, 2015 – 2016
Grafik 2.17. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Baru oleh Astra Sedaya Finance (ACC), 2012 – 2016

BAB III KINERJA PERUSAHAAN PEMBIAYAAN UNTUK MOBIL BEKAS

3.1 Jumlah Pembiayaan Mobil Bekas
Grafik 3.1. Jumlah Pembiayaan Mobil Bekas Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016
Grafik 3.2. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Bekas oleh BCA Finance, 2012 – 2016
Grafik 3.3. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Bekas oleh Mandiri Tunas Finance, 2008 – 2015
Grafik 3.4. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Bekas oleh Sinar Mas Finance, 2014 – 2016
Grafik 3.5. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Bekas oleh Adira Finance, 2009 – 2016
Grafik 3.6. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Bekas oleh BFI Finance, 2010 – 2016
Grafik 3.7. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Bekas oleh FIF Group, 2015 – 2016
Grafik 3.8. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Bekas oleh Radana Finance, 2014 – 2016
Grafik 3.9. Tren Jumlah Pembiayaan Mobil Bekas oleh Astra Sedaya Finance (ACC), 2011 – 2015

3.2 Nilai Pembiayaan Mobil Bekas
Grafik 3.10. Nilai Pembiayaan Mobil Bekas Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016
Grafik 3.11. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Bekas oleh BCA Finance, 2012 – 2016
Grafik 3.12. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Bekas oleh Mandiri Tunas Finance, 2008 – 2015
Grafik 3.13. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Bekas oleh Sinar Mas Finance, 2014 – 2016
Grafik 3.14. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Bekas oleh Adira Finance, 2009 – 2016
Grafik 3.15. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Bekas oleh BFI Finance, 2010 – 2016
Grafik 3.16. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Bekas oleh FIF Group, 2015 – 2016
Grafik 3.17. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Bekas oleh Radana Finance, 2015 – 2016
Grafik 3.18. Tren Nilai Pembiayaan Mobil Bekas oleh Astra Sedaya Finance (ACC), 2012 – 2015

BAB IV KINERJA PERUSAHAAN PEMBIAYAAN UNTUK SEPEDA MOTOR BARU

4.1 Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru
Grafik 4.1. Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016
Grafik 4.2. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh FIF Group, 2011 – 2016
Grafik 4.3. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh WOM Finance, 2008 – 2015
Grafik 4.4. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh Radana Finance, 2008 – 2016

4.2 Nilai Pembiayaan Sepeda Motor Baru
Grafik 4.5. Nilai Pembiayaan Sepeda Motor Baru Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016
Grafik 4.6. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh FIF Group, 2011 – 2016
Grafik 4.7. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh WOM Finance, 2008 – 2015
Grafik 4.8. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh Radana Finance, 2008 – 2016

BAB V KINERJA PERUSAHAAN PEMBIAYAAN UNTUK SEPEDA MOTOR BEKAS

5.1 Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Bekas
Grafik 5.1. Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Bekas Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016
Grafik 5.2. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh FIF Group, 2011 – 2016
Grafik 5.3. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh WOM Finance, 2008 – 2015
Grafik 5.4. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh Radana Finance, 2008 – 2016
Grafik 5.5. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh BFI Finance, 2010 – 2016
Grafik 5.6. Tren Jumlah Pembiayaan Sepeda Motor Baru oleh Sinar Mas Finance, 2014 – 2016

5.2 Nilai Pembiayaan Sepeda Motor Bekas
Grafik 5.7. Nilai Pembiayaan Sepeda Motor Bekas Berdasarkan Perusahaan, 2014 – 2016
Grafik 5.8. Tren Nilai Pembiayaan Sepeda Motor Bekas oleh FIF Group, 2011 – 2016
Grafik 5.9. Tren Nilai Pembiayaan Sepeda Motor Bekas oleh WOM Finance, 2008 – 2015
Grafik 5.10. Tren Nilai Pembiayaan Sepeda Motor Bekas oleh Radana Finance, 2008 – 2016
Grafik 5.11. Tren Nilai Pembiayaan Sepeda Motor Bekas oleh BFI Finance, 2010 – 2016
Grafik 5.12. Tren Nilai Pembiayaan Sepeda Motor Bekas oleh Sinar Mas Finance, 2014 – 2016