I. PENDAHULUAN

1.1 Kata Pengantar
1.2 Ruang Lingkup
1.3 Metodologi dan Sumber Data

 

II. TREN PERTUMBUHAN EKONOMI, KEUANGAN, DAN INVESTASI INDONESIA

Tabel 2.1 Indikator Ekonomi Indonesia, 2002 – 2011
Tabel 2.2 Indikator Konsumsi Terpilih Indonesia, 1999, 2002 – 2011
Tabel 2.3 Persentase Pengeluaran Rata-rata per Kapita Sebulan Berdasarkan Kelompok Barang, 1999, 2002 – 2011
Tabel 2.4 Realisasi Penerimaan Negara, 2007 – 2012
Tabel 2.5 Realisasi Penerimaan Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, 2005 – 2011
Tabel 2.6 Realisasi Penerimaan Pemerintah Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia, 2006 – 2011
Tabel 2.7 Realisasi Pengeluaran Negara, 2007 – 2012
Tabel 2.8 Realisasi Pengeluaran Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, 2005 – 2011
Tabel 2.9 Realisasi Pengeluaran Pemerintah Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia, 2006 – 2011
Tabel 2.10 Indeks Harga Saham, Nilai dan Volume Transaksi, dan Jumlah Emiten di BEJ dan BES, 1994 – 2007
Tabel 2.11 Indeks Harga Saham, Nilai dan Volume Transaksi, dan Jumlah Emiten di Bursa Efek Indonesia, 2008 – 2012
Tabel 2.12 Realisasi Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Berdasarkan Sektor, 2010 – 2012
Tabel 2.13 Realisasi Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) Berdasarkan Sektor, 2010 – 2012
Tabel 2.14 Nilai Investasi Langsung, 2004 – 2012
Tabel 2.15 Posisi Investasi International Indonesia, 2001 – 2010

 

III. TREN PERTUMBUHAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA

Ekspor
Tabel 3.1 Nilai Ekspor Berdasarkan Bulan, 1999 – 2012
Tabel 3.2 Nilai Ekspor berdasarkan Negara Tujuan, 2005 – 2012
Tabel 3.3 Nilai Ekspor berdasarkan Komoditi, 2005 – 2012
Tabel 3.4 Nilai Ekspor Non Migas Berdasarkan Komoditi, 2005 – 2012
Tabel 3.5 Volume Ekspor Non Migas Berdasarkan Komoditi, 2005 – 2012
Tabel 3.6 Nilai Ekpsor Non Migas Berdasarkan Negara Tujuan, 2005 – 2012
Tabel 3.7 Nilai Ekspor Migas Berdasarkan Negara Tujuan, 2005 – 2012
Impor
Tabel 3.8 Nilai Impor Berdasarkan Bulan, 1999 – 2012, 2005 – 2012
Tabel 3.9 Nilai Impor Barang Berdasarkan kategori Ekonomi, 2005 – 2012
Tabel 3.10 Nilai Impor Berdasarkan Negara Asal, 2005 – 2012
Tabel 3.11 Nilai Impor Non Migas Berdasarkan Komoditi, 2005 – 2012
Tabel 3.12 Volume Impor Non Migas Berdasarkan Komoditi, 2005 – 2012
Tabel 3.13 Nilai Impor Non Migas Berdasarkan Negara Asal, 2005 – 2012
Tabel 3.14 Nilai Impor Migas Berdasarkan Negara Asal, 2005 – 2012

 

IV. KINERJA INDUSTRI OTOMOTIF

Tabel 4.1 Jumlah Produksi Mobil Berdasarkan Kategori, 2005 – 2012
Tabel 4.2 Jumlah Penjualan Mobil Berdasarkan Kategori, 2005 – 2012
Tabel 4.3 Jumlah Ekspor dan Impor Mobil Beserta Komponennya, 2005 – 2012
Tabel 4.4 Jumlah Penjualan Mobil Berdasarkan Merek, 2010 – 2011
Tabel 4.5 Jumlah Produksi Mobil Berdasarkan Negara di ASEAN, 2007 – 2012
Tabel 4.6 Jumlah Penjualan Mobil Berdasarkan Negara di ASEAN, 2007 – 2012
Tabel 4.7 Jumlah Produksi, Penjualan Domestik, dan Ekspor Sepeda Motor, 1996 – 2011
Tabel 4.8 Jumlah Penjualan Sepeda Motor Berdasarkan Merek, 2005 – 2010
Tabel 4.9 Jumlah Produksi Sepeda Motor Berdasarkan Negara di ASEAN, 2007 – 2012
Tabel 4.10 Jumlah Penjualan Sepeda Motor Berdasarkan Negara di ASEAN, 2007 – 2012
Tabel 4.11 Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor Berdasarkan Jenis, 1987 – 2010

 

V. KINERJA INDUSTRI TELEKOMUNIKASI

Tabel 5.1 Realisasi Pembangunan BTS, BSC, dan MSC Berdasarkan Operator Telekomunikasi, 2011
Tabel 5.2 Jumlah Izin Penyelenggaraan Jasa dan Jaringan Telekomunikasi, 2011
Tabel 5.3 Nilai Ekspor dan Impor Perangkat Telekomunikasi, 2005 – 2011
Tabel 5.4 Profil Pangsa Pasar Penyelenggara Jaringan Telepon tetap Wireless, 2008 – 2010
Tabel 5.5 Profil Jumlah Pelanggan Penyelenggara Jaringan Telepon tetap Wireless, 2008 – 2010
Tabel 5.6 Laba (rugi) Operasional Operator Telepon, 2006 – 2010
Tabel 5.7 Penerimaan Operasional Operator Telepon, 2006 – 2010
Tabel 5.8 Perkembangan ARPU Operator Telepon, 2005 – 2010
Tabel 5.9 Perkembangan ARPU Telepon Bergerak Seluler, 2008 – 2010
Tabel 5.10 Perkembangan Biaya Operasional Operator Telepon, 2005 – 2010
Tabel 5.11 Perkembangan Jumlah Pelanggan Telepon Bergerak Seluler, 2006 – 2010
Tabel 5.12 Perkembangan Pelanggan Jaringan Tetap Lokal, 2005 – 2010
Tabel 5.13 Perkembangan Pelanggan Jaringan Tetap Lokal (Nirkabel), 2005 – 2010
Tabel 5.14 Trend penurunan ARPU Operator Telepon Tetap, 2006 – 2010
Tabel 5.15 Banyaknya Pelanggan Telepon, 1989 – 2009
Tabel 5.16 Produksi Pulsa Telepon, 1988 – 2008
Tabel 5.17 Jumlah Pelanggan Telpon Tetap Lokal dan Telpon Selular (SST), 2007 – 2009
Tabel 5.18 Jumlah Produksi Pulsa Pelanggan Berbayar Lokal, SLJJ, dan SLI, 2007 – 2009

 

VI. KINERJA INDUSTRI PERTANIAN

Tanaman
Tabel 6.1 Luas Panen – Produktivitas – Produksi Tanaman Padi Seluruh Provinsi, 2011
Tabel 6.2 Luas Panen – Produktivitas – Produksi Tanaman Jagung Seluruh Provinsi, 2011
Tabel 6.3 Luas Panen – Produktivitas – Produksi Tanaman Kedelai Seluruh Provinsi, 2011
Tabel 6.4 Luas Panen – Produktivitas – Produksi Tanaman Kacang Tanah Seluruh Provinsi, 2011
Tabel 6.5 Luas Panen – Produktivitas – Produksi Tanaman Kacang Hijau Seluruh Provinsi, 2011
Tabel 6.6 Luas Panen – Produktivitas – Produksi Tanaman Ubi Kayu Seluruh Provinsi, 2011
Tabel 6.7 Luas Panen – Produktivitas – Produksi Tanaman Ubi Jalar Seluruh Provinsi, 2011
Hortikultura
Tabel 6.8 Produksi Buah-buahan di Indonesia, 1995 – 2011
Tabel 6.9 Produksi Tanaman Obat-obatan di Indonesia, 1997 – 2011
Tabel 6.10 Produksi Tanaman Hias di Indonesia, 1997 – 2011
Tabel 6.11 Produksi Tanaman Sayuran di Indonesia, 1997 – 2011
Perkebunan
Tabel 6.12 Luas Tanaman Perkebunan Besar Berdasarkan Jenis Tanaman, 1995 – 2010
Tabel 6.13 Produksi Perkebunan Besar Berdasarkan Jenis Tanaman, 1995 – 2010
Tabel 6.14 Produksi Bulanan Perkebunan Besar, 2009 – 2010
Kehutanan
Tabel 6.15 Jumlah Perusahaan Hak Pengusahaan Hutan Berdasarkan Provinsi, 2001 – 2009
Tabel 6.16 Luas Areal Perusahaan Hak Pengusahaan Hutan, 2004 – 2009
Tabel 6.17 Produksi Kayu Bulat oleh Perusahaan Hak Pengusahaan Hutan Berdasarkan Jenis Kayu, 2004 – 2009
Peternakan
Tabel 6.18 Jumlah Perusahaan Sapi Perah Berdasarkan Kegiatan Utama, Badan hukum, dan Permodalan, 2000 – 2009
Tabel 6.19 Produksi Susu Perusahaan Sapi Perah, 2000 – 2009
Tabel 6.20 Populasi Ternak, 2000 – 2012
Tabel 6.21 Jumlah Perusahaan Peternakan Berdasarkan Kegiatan Utama, Badan hukum, dan Permodalan, 2000 – 2009
Tabel 6.22 Jumlah Perusahaan Ayam Petelur Berdasarkan Kegiatan Utama, 2000 – 2009
Tabel 6.23 Jumlah Perusahaan Ayam Pedaging Berdasarkan Kegiatan Utama, 2000 – 2009
Tabel 6.24 Jumlah Perusahaan Peternakan Unggas Berdasarkan Permodalan dan Badan Hukum/ Usaha*, 2000 – 200
Perikanan
Tabel 6.25 Jumlah Perusahaan Budidaya Perikanan Berdasarkan Status Permodalan dan Jenis Budidaya, 2000 – 2010
Tabel 6.26 Produksi Perikanan Tangkap Menurut Provinsi dan Subsektor, 2005 – 2010
Tabel 6.27 Produksi Perikanan Budidaya Berdasarkan Provinsi dan Subsektor, 2005 – 2010
Tabel 6.28 Produksi Perikanan Budidaya (Kolam dan Karamba) Berdasarkan Provinsi dan Subsektor, 2005 – 2010
Tabel 6.29 Produksi Perikanan Budidaya (Jari Apung dan Sawah) Berdasarkan Provinsi dan Subsektor, 2005 – 2010
Tabel 6.30 Jumlah Perahu/Kapal, Luas Usaha Budidaya, dan Produksi Berdasarkan Sub Sektor Perikanan, 2002 – 2010

 

VII. KINERJA INDUSTRI PARIWISATA

Tabel 7.1 Jumlah Kedatangan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Berdasarkan Pintu Bandara Besar, 1997 – 2012
Tabel 7.2 Jumlah Kedatangan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Per Bulan Berdasarkan Pintu Bandara, 2012
Tabel 7.3 Jumlah Kedatangan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Per Bulan Berdasarkan Pintu Bandara, 2011
Tabel 7.4 Jumlah Kedatangan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Per Bulan Berdasarkan Pintu Bandara, 2010
Tabel 7.5 Jumlah Kedatangan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Berdasarkan Negara Asal, 2002 – 2010
Tabel 7.6 Rata-rata Lama Tinggal Wisatawan Mancanegara Berdasarkan Negara Asal, 2002-2010
Tabel 7.7 Rata-rata Pengeluaran Wisatawan Mancanegara Berdasarkan Negara Asal, 2003 – 2010
Tabel 7.8 Jumlah Tamu Asing pada Hotel Bintang Berdasarkan Provinsi, 2003 – 2010
Tabel 7.9 Jumlah Tamu Asing pada Hotel Non-Bintang Berdasarkan Provinsi, 2003 – 2010
Tabel 7.10 Rata-rata Lama Menginap Tamu Asing pada Hotel Bintang Berdasarkan Provinsi, 2004 – 2010
Tabel 7.11 Rata-rata Lama Menginap Tamu Asing pada Hotel Non-Bintang Berdasarkan Provinsi, 2004 – 2010
Tabel 7.12 Jumlah Tamu Indonesia pada Hotel Bintang Berdasarkan Provinsi, 2003 – 2010
Tabel 7.13 Jumlah Tamu Indonesia pada Hotel Non-Bintang Berdasarkan Provinsi, 2003 – 2010
Tabel 7.14 Rata-rata Lama Menginap Tamu Indonesia pada Hotel Bintang Berdasarkan Provinsi, 2004 – 2010
Tabel 7.15 Rata-rata Lama Menginap Tamu Indonesia pada Hotel Non-Bintang Berdasarkan Provinsi, 2004 – 2010
Tabel 7.16 Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang Berdasarkan Provinsi, 2004 – 2010
Tabel 7.17 Tingkat Penghunian Kamar Hotel Non-Bintang Bedasarkan Provinsi, 2004 – 2010

 

VIII. KINERJA INDUSTRI PENGOLAHAN

Tabel 8.1 Laju Pertumbuhan Industri Pengolahan Non Migas (Kumulatif), 2007 – 2012
Tabel 8.2 Kontribusi Industri Pengolahan Non Migas Terhadap PDB, 2007 – 2012
Tabel 8.3 Indeks Produksi Bulanan Industri Besar dan Sedang Tahun 2010 – 2012
Tabel 8.4 Pertumbuhan Indeks Produksi Bulanan Industri Besar dan Sedang, 2010-2012
Tabel 8.5 Pertumbuhan Indeks Produksi Industri Besar dan Sedang Menurut 2 Digit Kode ISIC, 2007 – 2011
Tabel 8.6 Jumlah Perusahaan Berdasarkan SubSektor, 2001 – 2009
Tabel 8.7 Nilai Tambah Berdasarkan Subsektor, 2001 – 2009
Tabel 8.8 Produktivitas Tenaga Kerja, 2001 – 2009
Tabel 8.9 Jumlah Tenaga Kerja Industri Besar Dan Sedang Berdasarkan Sub Sektor, 2004 – 2009
Tabel 8.10 Komposisi Biaya Input Industri Besar Dan Sedang , 2004 – 2008
Tabel 8.11 Jumlah Industri Pengolahan Besar dan Sedang, Jawa dan Luar Jawa, 2001-2008
Tabel 8.12 Produktivitas Tenaga Kerja, 2001 – 2009

 

IX. KINERJA INDUSTRI TRANSPORTASI

Tabel 9.1 Jumlah Penumpang Kereta Api, 2006 – 2012
Tabel 9.2 Jumlah Penumpang dan Barang Melalui Transportasi Kereta Api Indonesia, 1987 – 2010
Tabel 9.3 Jumlah Penumpang yang Berangkat pada Penerbangan Domestik di Bandara Utama, 2006 – 2012
Tabel 9.4 Jumlah Penumpang yang Berangkat pada Penerbangan Internasional di Bandara Utama, 2006 – 2012
Tabel 9.5 Lalu Lintas Penerbangan Dalam Negeri, 2003 – 2010
Tabel 9.6 Lalu Lintas Penerbangan Luar Negeri, 2003 – 2010
Tabel 9.7 Produktivitas Perusahaan Penerbangan Berjadwal untuk Penerbangan Dalam Negeri, 2004 – 2010
Tabel 9.8 Produktivitas Perusahaan Penerbangan Berjadwal untuk Penerbangan Luar Negeri, 2004 – 2010
Tabel 9.9 Total Keberangkatan Penumpang dari Pelayaran Dalam Negeri di 5 Pelabuhan Utama, 2006 – 2012
Tabel 9.10 Total Kedatangan Penumpang dari Pelayaran Dalam Negeri di 5 Pelabuhan Utama, 2006 – 2012
Tabel 9.11 Total Barang Dalam Negeri yang Dibongkar di 5 Pelabuhan Utama, 2006 – 2012
Tabel 9.12 Total Barang Dalam Negeri yang Dimuat di 5 Pelabuhan Utama, 2006 – 2012
Tabel 9.13 Jumlah Kunjungan Kapal di Pelabuhan Yang Diusahakan dan Tidak Diusahakan, 1995 – 2010
Tabel 9.14 Jumlah Penumpang Kapal di Pelabuhan Yang Diusahakan dan Tidak Diusahakan, 1995 – 2010
Tabel 9.15 Panjang Jalan Dirinci Berdasarkan Tingkat Kewenangan, 1987 – 2010
Tabel 9.16 Panjang Jalan Dirinci Berdasarkan Jenis Permukaan, 1987 – 2010
Tabel 9.17 Jumlah Kecelakaan, Koban Mati, Luka Berat, Luka Ringan, dan Kerugian Materi yang Diderita, 1992 – 2010

 

X. KINERJA INDUSTRI PERTAMBANGAN DAN ENERGI

Minyak Bumi
Tabel 10.1 Cadangan dan Produksi Minyak Bumi, 2004 – 2011
Tabel 10.2 Nilai dan Pangsa Pasar Penjualan Ekspor Minyak Bumi, 2004 – 2011
Tabel 10.3 Nilai Impor Minyak Bumi Berdasarkan Negara, 2003 – 2011
Tabel 10.4 Harga Minyak Bumi 2004 – 2011
Tabel 10.5 Jumlah Produksi BBM dan Non BBM 2004 – 2011
Tabel 10.6 Konsumsi BBM dan Non BBM 2005 – 2011
Tabel 10.7 Impor BBM 2005 – 2011
Gas Bumi
Tabel 10.8 Nilai Produksi Gas Bumi, 2004 – 2011
Tabel 10.9 Nilai dan Porsi Pemanfaatan Gas Bumi, 2011
Tabel 10.10 Nilai Ekspor Gas 2004 – 2011
Tabel 10.11 Produksi dan Impor LPG, 2004 – 2010
Batubara
Tabel 10.12 Jumlah Cadangan dan Sumberdaya Batubara Indonesia, 2011
Tabel 10.13 Daftar Kepulauan Lokasi Penyebaran Sumber Daya Batubara (2011)
Tabel 10.14 Daftar Propinsi Lokasi Penyebaran Sumber Daya dan Cadangan Batubara (2010)
Tabel 10.15 Kualitas Sumber Daya Batubara Indonesia (2009)
Tabel 10.16 Tren Harga Batubara Indonesia (Januari 2009 – Juli 2012)
Tabel 10.17 Tren Produksi Batubara Indonesia (2000 – 2011)
Tabel 10.18 Tren Penjualan (Ekspor dan Domestik) Batubara Indonesia (2000 – 2010)
Tabel 10.19 Tren Konsumsi (Domestik dan Impor) Batubara di Indonesia (2000 – 2011)
Tabel 10.20 Tren Pasokan Batubara Indonesia (2000 – 2011)
Tabel 10.21 Prediksi Pasokan Batubara Indonesia (2006 – 2025)
Tabel 10.22 Pangsa Pasar Penjualan Ekspor Batubara Berdasarkan Negara, 2000 – 2010
Tabel 10.23 Pangsa Pasar Penjualan Domestik Batubara Berdasarkan Industri, 2000 – 2010
Listrik
Tabel 10.24 Rasio Elektrifikasi Nasional, 1980 – 2012
Tabel 10.25 Tren Perkembangan Neraca Listrik Domestik, 2004 – 2012
Tabel 10.26 Produksi Listrik per Jenis Pembangkit, 2005 – 2010
Tabel 10.27 Penjualan Listrik Per Sektor, 2004 – 2011
Energi Terbarukan
Tabel 10.28 Perkembangan Energi Terbarukan 2005 – 2010
Tabel 10.29 Potensi Sumber Daya dan Cadangan Panas Bumi, 2011
Tabel 10.30 Kapasitas Terpasang Panas Bumi Berdasarkan Wilayah, 2011
Tabel 10.31 Produksi Tenaga Uap Panas Bumi, 2005 – 2011
Tabel 10.32 Potensi Tenaga Air Berdasarkan Pulau, 2011
Tabel 10.33 Kapasitas Terpasang PLTA berdasarkan Pulau, 2011
Tabel 10.34 Kapasitas Terpasang PLTMH Berdasarkan Pulau, 2011
Tabel 10.35 Kapasitas Terpasang PLT Biomassa Berdasarkan Pulau, 2011
Tabel 10.36 Kapasitas Terpasang PLTS/SHS Berdasarkan Pulau, 2011
Tabel 10.37 Kapasitas Terpasang PLT Bayu/Angin Berdasarkan Pulau, 2011

 

XI. KINERJA INDUSTRI PROPERTI DAN KONSTRUKSI

Tabel 11.1 Perkembangan Properti Komersial di Jabodetabek, 2011 – 2012
Tabel 11.2 Perkembangan Properti Komersial di Banten, 2011 – 2012
Tabel 11.3 Perkembangan Properti Komersial di Bandung, 2011 – 2012
Tabel 11.4 Faktor Penghambat Utama Perkembangan Bisnis Properti Triwulan I-2012
Tabel 11.5 Komposisi Sumber Pembiayaan Pembangunan Properti Residensial Triwulan I-2012
Tabel 11.6 Komposisi Sumber Pembiayaan Konsumen Properti Residensial Triwulan I-2012
Tabel 11.7 Indeks Harga Properti Residensial Berdasarkan Daerah, 2012
Tabel 11.8 Realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan – FLPP, 2012
Tabel 11.9 Jumlah Perusahaan Konstruksi menurut Provinsi, 2004 – 2009.
Tabel 11.10 Nilai Konstruksi Yang Diselesaikan Menurut Provinsi, 2004 – 2009
Tabel 11.11 Nilai Konstruksi Yang Diselesaikan Menurut Jenis Pekerjaan, 2004 – 2009
Tabel 11.12 Indikator Perumahan, 1993 – 2010

 

XII. KINERJA INDUSTRI ASURANSI

Tabel 12.1 Tren Perkembangan Industri Asuransi, 2006 – 2010
Tabel 12.2 Tren Struktur Pasar Industri Asuransi, 2006 – 2010
Tabel 12.3 Tren Perkembangan Asuransi Jiwa, 2006 – 2010
Tabel 12.4 Tren Perkembangan Asuransi Non Jiwa dan Reasuransi, 2006 – 2010
Tabel 12.5 Jumlah Perusahaan Asuransi dan Penunjang Asuransi, 2006 – 2010
Tabel 12.6 Premi bruto menurut jenis usaha, 2006 – 2010
Tabel 12.7 Portofolio Investasi Industri Asuransi, 2006 – 2010
Tabel 12.8 Pertumbuhan Klaim dibandingkan dengan Premi Bruto, 2006 – 2010
Tabel 12.9 Jumlah Kekayaan Industri Asuransi Indonesia, 2006 – 2010
Tabel 12.10 Jumlah Investasi Industri Indonesia, 2006-2010
Tabel 12.11 Pertumbuhan Pendapatan, Biaya, Laba-Rugi, Usaha Pialang Asuransi, dan Reasuransi, 2006 – 2020
Tabel 12.12 Pangsa Pasar Asuransi Syariah, 2006 – 2010
Tabel 12.13 Pertumbuhan Perusahaan Asuransi dan Reasuransi Syariah, 2006 – 2010
Tabel 12.14 Pertumbuhan Usaha Asuransi dan Reasuransi Syariah, 2006 – 2010
Tabel 12.15 Pertumbuhan Usaha Asuransi Jiwa Syariah, 2006-2010
Tabel 12.16 Pertumbuhan Usaha Asuransi Kerugian dan Reasuransi Syariah, 2006 – 2010

 

XIII. KINERJA INDUSTRI PERBANKAN

Perbankan Umum
Tabel 13.1 Kegiatan Usaha Perbankan, 2006 – 2012
Tabel 13.2 Kinerja Bank Umum, 2006 – 2012
Tabel 13.3 Kinerja Bank Persero, 2006 – 2012
Tabel 13.4 Kinerja BUSN Devisa, 2006 – 2012
Tabel 13.5 Kinerja BUSN Non Devisa, 2006 – 2012
Tabel 13.6 Kinerja BPD, 2006 – 2012
Tabel 13.7 Kinerja Bank Campuran, 2006 – 2012
Tabel 13.8 Kinerja Bank Asing, 2006 – 2012
Tabel 13.9 Perkembangan Aset Bank Umum, 2006 – 2012
Tabel 13.10 Jumlah Bank Umum Berdasarkan Pengelompokan Total Aset, 2007 – 2012
Tabel 13.11 Penghimpunan DPK Bank Umum Berdasarkan Lokasi Penghimpunan, 2011 – 2012
Tabel 13.12 Suku Bunga Rata-rata Kredit Bank Umum Kepada Pihak Bukan Bank, 2011 – 2012
Tabel 13.13 Perkembangan Jumlah Bank Umum dan Kantor Bank Umum, 2006 – 2012
Tabel 13.14 Jumlah BPR Berdasarkan Pengelompokan Total Aset, 2007 – 2012
Tabel 13.15 BI Rate dan Suku Bunga Kredit Rupiah Menurut Kelompok Bank, 2002 – 2012
Tabel 13.16 Posisi Kredit Investasi Perbankan Menurut Sektor Ekonomi, 2010 – 2013
Tabel 13.17 Posisi Kredit Modal Kerja Perbankan Menurut Sektor Ekonomi, 2010 – 2013
Perbankan Syariah
Tabel 13.18 Kinerja Bank Syariah, 2010 – 2012
Tabel 13.19 Jumlah dan Jaringan Bank Syariah, 2006 – 2012
Tabel 13.20 Perkembangan Aset Perbankan Syariah, 2006 – 2012
Tabel 13.21 Kegiatan Usaha Bank Umum Syariah, 2006 – 2012
Tabel 13.22 Kegiatan Usaha Unit Usaha Syariah, 2006 – 2012
Tabel 13.23 Aktiva Produktif Perbankan Syariah, 2006 – 2012
Tabel 13.24 Tingkat Bagi Hasil Rata-rata DPK Bank Syariah, 2006 – 2012
Tabel 13.25 Tingkat Margin Rata-rata Pembiayaan Berdasarkan Sektor Ekonomi, 2006 – 2012
Tabel 13.26 Tingkat Margin Rata-rata Pembiayaan Berdasarkan Jenis Penggunaan, 2006 – 2012
Tabel 13.27 Kegiatan Usaha BPR Syariah, 2006 – 2012
Tabel 13.28 Aset dan Pembiayaan BPR Syariah, 2006 – 2012
Tabel 13.29 Pembiayaan Perbankan Syariah berdasarkan Jenisnya, 2006 – 2012
Tabel 13.30 Pembiayaan Perbankan Syariah berdasarkan Sektor Ekonomi, 2006 – 2012
Tabel 13.31 Pembiayaan Perbankan Syariah berdasarkan Lokasi, 2007 – 2012
Tabel 13.32 Komposisi DKP Perbankan Syariah, 2007 – 2012
Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
Tabel 13.33 Kinerja Bank Perkreditan Rakyat, 2006 – 2012
Tabel 13.34 Kegiatan Usaha Bank Perkreditan Rakyat, 2006 – 2012
Tabel 13.35 Komposisi DPK BPR berdasarkan Lokasi Penghimpunan, Juni 2012

Contoh-Tampilan-Kinerja-Industri-Indonesia-2012